MAGUPURA – sightseeingbali.id
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Selama 21 hari masa operasional posko terpadu, arus pergerakan penumpang dan pesawat mengalami peningkatan dibandingkan hari normal sepanjang tahun.
Penutupan posko terpadu angkutan Nataru 2025/2026 resmi dilakukan pada Senin, 5 Januari 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya masa pelayanan intensif yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Selama periode tersebut, pengelola bandara memfokuskan pelayanan pada kelancaran operasional, pemenuhan standar layanan, serta kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Peningkatan trafik sudah terlihat sejak awal masa libur, seiring tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan udara, baik untuk keperluan liburan maupun kunjungan keluarga. Bali kembali menjadi salah satu tujuan utama, khususnya bagi wisatawan mancanegara yang memanfaatkan momentum libur akhir tahun.
Selama masa posko terpadu Nataru 2025/2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani total 1.483.825 penumpang. Angka tersebut merupakan akumulasi pergerakan penumpang domestik dan internasional selama 21 hari, dengan rata-rata pelayanan mencapai 70.658 penumpang per hari.
Dari total pergerakan penumpang selama periode Nataru, penumpang internasional tercatat sebanyak 877.876 orang atau sekitar 59 persen dari keseluruhan trafik. Sementara itu, penumpang domestik mencapai 605.948 orang atau setara 41 persen. Komposisi ini menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan asing ke Bali masih mendominasi pergerakan penumpang di Bandara Ngurah Rai selama libur Natal dan Tahun Baru.
Jumlah tersebut juga mencerminkan tingkat kunjungan yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata harian sepanjang tahun 2025. Sepanjang tahun 2025, Bandara Ngurah Rai mencatat rata-rata 66.096 penumpang per hari, sehingga selama periode Nataru terjadi peningkatan sekitar 7 hingga 10 persen.
Puncak arus penumpang tercatat pada 28 Desember 2025 dengan total 83.512 penumpang dalam satu hari. Angka ini menjadi rekor tertinggi selama masa posko dan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada fase puncak libur Natal dan akhir tahun.
Selain arus libur, lonjakan penumpang juga terlihat pada fase arus balik. Puncak arus balik tercatat pada 2 Januari 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 77.367 orang. Pergerakan penumpang pada periode ini terbilang cukup merata antara kedatangan dan keberangkatan, sehingga pengelolaan operasional bandara dilakukan secara seimbang di setiap fase perjalanan.
Tidak hanya dari sisi penumpang, kepadatan juga terlihat dari pergerakan pesawat. Selama periode posko terpadu Nataru 2025/2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat total 9.113 pergerakan pesawat. Dari jumlah tersebut, penerbangan internasional mendominasi dengan 4.718 pergerakan atau sekitar 52 persen, sedangkan penerbangan domestik mencapai 4.395 pergerakan.
Rata-rata harian pergerakan pesawat selama masa posko tercatat sebanyak 434 pergerakan per hari. Angka ini setara dengan sekitar 18 aktivitas lepas landas dan mendarat setiap jam. Dibandingkan rata-rata harian sepanjang tahun 2025 yang berada di angka 393 pergerakan pesawat, terjadi peningkatan yang cukup signifikan. (SSB)


