MANGUPURA – sightseeingbali.id
Konektivitas udara antara Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami peningkatan. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai resmi menyambut pembukaan rute penerbangan baru tujuan Tambolaka, Pulau Sumba, yang mulai dioperasikan oleh maskapai Batik Air.
Kehadiran rute ini menjadi tambahan pilihan transportasi udara bagi masyarakat serta pelaku perjalanan yang hendak menuju maupun dari wilayah NTT melalui Bali.
Penerbangan perdana rute Denpasar (DPS) – Tambolaka (TMC) tersebut dilayani pada Jumat, 9 Januari, dengan menggunakan pesawat Airbus A320. Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6324 lepas landas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 09.40 WITA dan mengangkut sebanyak 152 penumpang menuju Bandara Tambolaka. Penerbangan ini menandai dimulainya layanan reguler Batik Air untuk rute Bali–Sumba.
Setelah itu, penerbangan kembali dari Tambolaka ke Denpasar juga berlangsung di hari yang sama. Pesawat dengan nomor penerbangan ID 6325 tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 10.55 WITA dengan membawa 44 penumpang. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, rute Denpasar–Tambolaka ini akan dioperasikan secara rutin setiap hari oleh Batik Air.
Dilansir BeritaTren.com dari Baliprawara, pembukaan rute baru ini mendapat sambutan positif dari pengelola bandara.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Batik Air yang memperluas jaringan penerbangan domestik, khususnya yang menghubungkan Bali dengan wilayah Nusa Tenggara Timur.
Nugroho Jati menyampaikan bahwa penambahan rute penerbangan Denpasar–Tambolaka merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas antardaerah di Indonesia. Menurutnya, rute ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat serta mendukung pergerakan sektor pariwisata antara Bali dan Pulau Sumba.
“Penambahan rute Batik Air Denpasar–Tambolaka merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia, khususnya NTT. Kami berharap rute ini dapat mendorong arus wisatawan menuju Sumba maupun Bali, serta memperkuat peran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai hub penerbangan domestik dan internasional,” ujar Nugroho Jati.
Ia juga menegaskan bahwa pihak bandara siap memberikan dukungan penuh terhadap operasional penerbangan baru tersebut. Dukungan tersebut meliputi kesiapan fasilitas bandara, pelayanan kepada penumpang, serta pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebelum Batik Air resmi membuka layanan ini, rute penerbangan langsung dari dan menuju Tambolaka telah dilayani oleh beberapa maskapai. Maskapai yang sebelumnya beroperasi di rute tersebut antara lain Wings Air, Sriwijaya Air, dan NAM Air. Dengan bergabungnya Batik Air, jumlah maskapai yang melayani rute Tambolaka kini bertambah menjadi empat.
Seiring dengan bertambahnya jumlah maskapai, frekuensi penerbangan juga mengalami peningkatan. Saat ini, rata-rata terdapat sekitar enam penerbangan per hari yang melayani rute dari dan menuju Tambolaka. Kondisi ini memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang serta meningkatkan fleksibilitas perjalanan udara menuju Pulau Sumba.
Berdasarkan data yang dicatat oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sepanjang tahun 2025 lalu terdapat 163.288 penumpang yang melakukan perjalanan dari dan menuju Tambolaka melalui bandara tersebut. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta minat perjalanan ke wilayah Sumba yang terus menunjukkan tren positif.
Dengan bertambahnya frekuensi dan pilihan penerbangan, permintaan terhadap aksesibilitas menuju Tambolaka dinilai mengalami peningkatan. Kondisi ini diharapkan dapat membuka peluang konektivitas lanjutan ke kota-kota lain di wilayah Nusa Tenggara Timur, sekaligus mendukung pengembangan transportasi udara regional.
Pihak pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menegaskan komitmennya dalam mendukung pembukaan rute-rute baru yang memiliki nilai strategis bagi konektivitas nasional. Nugroho Jati menyampaikan bahwa bandara akan terus berupaya menghadirkan beragam pilihan penerbangan bagi para pengguna jasa.
“Penambahan rute ini menjadi bentuk komitmen bandara dalam menghadirkan berbagai pilihan penerbangan bagi pengguna jasa. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandara, termasuk dalam mendukung pembukaan rute-rute baru yang memiliki nilai strategis bagi konektivitas nasional,” tambahnya. (SSB)

