News

Penutupan Operasional Saat Nyepi, 19 Pesawat Akan Terparkir di Bandara Ngurah Rai

MANGUPURA – sightseeingbali.id
Seluruh pelayanan kebandarudaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, akan menghentikan sementara pada Hari Raya Suci Nyepi, Sabtu, 29 Maret 2025. Penghentian operasional bandara tersebut, akan berlangsung selama 24 jam, terhitung mulai Sabtu 29 Maret 2025, pukul 06.00 WITA, sampai dengan Minggu 30 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.

Menurut General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, momen penutupan aktivitas Bandara selama nyepi kata dia, menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi atas pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa. Ini juga sekaligus dimanfaatkan untuk mengistirahatkan sejenak fasilitas operasional yang selama setahun telah bekerja 24 jam penuh, untuk memenuhi standar pelayanan bandara.

Selama rentang waktu tersebut, semua aktivitas pelayanan penerbangan, baik domestik maupun internasional, dihentikan sementara. Namun dikecualikan untuk penerbangan yang bersifat medis atau medical evacuation dan penerbangan darurat.

“Kami tetap akan menempatkan personel operasional, sekuriti dan teknik yang akan bersiaga di ruangan pusat kontrol operasi bandara. Hal itu untuk mengantisipasi adanya permohonan medivac, emergency landing, atau technical landing, selama penutupan operasional bandara,” kata Syaugi melalui keterangan tertulisnya, Kamis 27 Maret 2025.

Lebih lanjut dikatakan, berdasarkan jadwal penerbangan reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dari 54 maskapai yang beroperasi, terdapat 425 penerbaangan berjadwal yang bertepatan dengan pelaksanaan Nyepi, yaitu 207 penerbangan rute domestik dan 218 penerbangan internasional.

Menurutnya, akan ada kurang lebih 19 pesawat yang terparkir di Bandara Ngurah Rai, untuk memperlancar proses pemberangkatan pertama pasca penutupan nanti.
Karena setelah nyepi, Bandara Ngurah Rai sudah harus melayani prnerbangan seperti bisa. “Keesokan harinya setelah selesai Nyepi, kami sudah harus melayani penerbangan seperti biasanya,” jelasnya.

Penutupan atau penghentian sementara pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai ini, lebih lanjut dijelaskan oleh Syaugi sebagai bentuk penghormatan kepada umat Hindu yang akan melaksanakan Nyepi. Hal ini juga sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: B.16.100.3.4/865/LLJ/DISHUB TAHUN 2025 tentang Pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Saka 1947 dan pemberitahuan kepada pelaku penerbangan melalui penerbitan NOTAMN atau notice to airmen Nomor A0131/25 NOTAMN.

“NOTAMN ini dipublikasikan oleh Airnav Indonesia cabang Denpasar sejak 14 Januari 2025 lalu, sehingga semua maskapai dipastikan sudah mengatur jadwal penerbangannya sejak jauh-jauh hari dan menyesuaikan dengan jam operasional bandara selama Nyepi,” ujar Syaugi. (SSB)

 

Anda Juga Menyukai

News

Lonjakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai, Sinyal Kebangkitan Pariwisata Bali

MANGUPURA – sightseeingbali.id Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, mencatatkan sebanyak 12.522.400 penumpang domestik maupun internasional selama tahun
News

Imigrasi Ngurah Rai, Buka Layanan Paspor Akhir Pekan dan Eazy Passport

MANGUPURA – sightseeingbali.id Layanan Paspor Simpatik dan Eazy Passport khusus kelompok rentan, kembali digulirkan Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi). Kegiatan
Translate »