DENPASAR – sightseeingbali.id
Gelaran Bali Nusra Great Sale 2025 resmi dimulai di Icon Bali Mall, Sanur, Denpasar, Jumat 12 Desember 2025. Acara yang setiap tahun dinantikan ini kembali menyajikan berbagai penawaran menarik bagi masyarakat dan wisatawan, dengan diskon besar-besaran yang mencapai hingga 70 persen.
Festival belanja ini menjadi salah satu agenda yang selalu mampu menarik perhatian karena melibatkan banyak pusat perbelanjaan ternama di Bali dan Nusa Tenggara.
Antusiasme terlihat sejak pembukaan digelar, mengingat program tahunan ini tidak hanya memberikan pilihan belanja yang lebih hemat, tetapi juga menghadirkan suasana yang lebih hidup di berbagai mal yang ikut serta. Para pengunjung dapat menikmati berbagai promo dari beragam kategori produk, mulai dari fashion, kecantikan, elektronik, kuliner, hingga kebutuhan rumah tangga.
Tahun ini, sebanyak 18 mal turut berpartisipasi dalam rangkaian Bali Nusra Great Sale. Adapun pusat perbelanjaan yang terlibat meliputi Beachwalk, Benoa Square, Discovery Mall, Duta Plaza Denpasar, Eccos Living Plaza, Icon Bali, Level 21 Mall, Lippo Plaza Kupang, Lippo Mall Kuta, Living World Denpasar, Lombok Epicentrum Mall, Park 23, Plaza Renon, Samasta Bali, Seminyak Square, Seminyak Village, Sidewalk Jimbaran, dan Trans Studio Mall Bali.
Keterlibatan banyak pusat perbelanjaan ini sekaligus menegaskan posisi Bali Nusra Great Sale sebagai salah satu event belanja terbesar di kawasan timur Indonesia. Partisipasi mal-mal tersebut memperluas jangkauan acara, sehingga masyarakat dari berbagai daerah dapat turut merasakan kemeriahan program yang digelar lebih dari satu bulan ini.
Ketua DPD APPBI Bali Nusra yang juga General Manager Icon Bali Mall, Zenzen Guisi Halmis, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bali Nusra Great Sale 2025 berlangsung cukup panjang, yakni mulai 12 Desember 2025 hingga 16 Januari 2026. Seluruh tenant yang terlibat menyiapkan berbagai penawaran khusus selama periode tersebut.
Zenzen menambahkan bahwa acara penutupan akan digelar di Living World Denpasar pada 16 Januari 2026. Penutupan tersebut nantinya akan menjadi rangkaian akhir yang tidak kalah meriah dari pembukaannya, karena biasanya disertai berbagai program hiburan serta promo tambahan dari sejumlah tenant.
Ia menyebutkan pula bahwa Bali Nusra Great Sale 2025 diluncurkan bersamaan dengan BINA Indonesia Great Sale. Peluncuran serentak ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang bertujuan memperkuat industri ritel, sektor Food & Beverage (F&B), serta berbagai tenant kategori spesial lainnya. Program berskala nasional tersebut juga mendorong pariwisata belanja sekaligus meningkatkan konsumsi masyarakat baik domestik maupun internasional.
Dalam penjelasannya, Zenzen menegaskan bahwa program ini memiliki misi ganda. Selain memberikan keuntungan maksimal bagi konsumen melalui diskon besar, Bali Nusra Great Sale juga diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian regional.
Melalui peningkatan aktivitas industri ritel, festival belanja ini diharapkan mampu menggerakkan transaksi di pusat perbelanjaan yang selama ini menjadi roda penting dalam ekonomi daerah. Dorongan terhadap wisata belanja juga berpotensi memberikan keuntungan bagi pelaku UMKM yang kini banyak terlibat sebagai tenant pendukung.
Selain itu, peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai pusat perbelanjaan diproyeksikan membuka lebih banyak peluang kerja, baik bagi tenaga paruh waktu maupun pekerja organik. Hal ini menjadi bagian penting dalam pemulihan serta penguatan ekonomi Bali dan kawasan Nusra yang selama ini sangat bergantung pada pariwisata.
Menurut Zenzen, festival ini juga menjadi ajang untuk memperkuat citra mal sebagai destinasi rekreasi dan budaya, tidak hanya tempat berbelanja. Penggabungan unsur seni dan budaya diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung, sehingga festival tidak sekadar sebagai ajang potongan harga, tetapi juga perayaan yang sarat nilai budaya Indonesia.
Komisaris Utama Icon Bali, IB Rai Budarsa, menyampaikan bahwa Bali Nusra Great Sale 2025 merupakan agenda spesial karena melibatkan banyak mal besar di Bali dan Nusra. Ia menegaskan bahwa mal kini bukan lagi tempat belanja semata, melainkan pusat aktivitas masyarakat yang menyatukan unsur budaya, hiburan, hingga pariwisata.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, I Wayan Ekadina, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang penting bagi UMKM lokal Bali untuk lebih dikenal dan difasilitasi oleh pusat perbelanjaan besar.
Kementerian Perdagangan pun memberikan ucapan selamat melalui Direktur Bidang Usaha Perdagangan, Septo Soepriyatno. Menurutnya, program besar seperti ini merupakan langkah tepat dalam meningkatkan perputaran ekonomi, terlebih menjelang akhir tahun yang biasanya menjadi momentum para pelaku usaha meningkatkan penjualan.
Dukungan lain datang dari Kementerian Pariwisata. Melalui Deputi Bidang Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini, disampaikan bahwa tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia telah mencapai 12,7 juta orang, dan sekitar separuhnya datang ke Bali. Dengan angka tersebut, kegiatan Great Sale dinilai menjadi momentum yang sangat sesuai menyambut libur Natal dan Tahun Baru.
Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan festival belanja ini diharapkan dapat menarik minat tidak hanya wisatawan nusantara, tetapi juga wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Bali.
Dengan berbagai rangkaian acara, diskon besar-besaran, serta dukungan luas dari berbagai pihak, Bali Nusra Great Sale 2025 kembali menjadi salah satu agenda yang diperkirakan ramai pengunjung. Festival yang berlangsung lebih dari sebulan ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi konsumen, pelaku usaha, hingga perekonomian Bali dan Nusra secara keseluruhan. (SSB)

